Rabu, 18 April 2012

Proses Pembentukan Urine



Proses pembententukan urine diawali dengan penyaringan darah yang ada di kapiler glomelurus.sel2 yang ad di glomelurus yang mempuunyai tekanan dan permeabilitas yang tinggi di gunakan untuk mempermudah proses penyaringan.
di dalam glomelurus jua terjadi penyerapan kembali seperti sel2 darah ,keeping darah dan protein plasma.sedangkan zat2 seperti glukosa ,asam amino,natrium ,kalium ,klorida serta urea akan di saring.oleh karena itu hasil penyaringan tersebut disebut urine primer

Selanjutnya urine primer akan menuju ke tubulus kontortus proksimal.di dalam tubulus konturtus proksimal terjadi reabsosi atau penyerapan kembali.reabsosi yang terjadi dibagi menjadi 2 yaitu penyerapan gula dan garam melalui proses di fusi dan penyerapan air melalui proses osmosis.di dalam tubulus kontortus terjadi pengembalian zat ke dalam darah.zat tersebut adalah glukosa dan asam amino.sedangkan zat ammonia atau obat2 an seperti penisilin serta kelebihan garam akan tetap dibawa oleh urine.setelah mengalami reabsosi di tubulus kontortus proksimal urine primer akan menjadi urine sekunder.

Setelah itu urine sekunder akan menuju ke Tubulus kontortus distal .di tubulus kontortus distal terjadi penambahan zat sisa dan urea terhadap urine sekunder.proses ini di sebut dengan augmentasi.dari tubulus2 ginjal urine akan menuju ke rongga ginjal dan selanjutnya menuju kantong kemih melalui saluran ginjal.jika kantong kemih telah terisi penuh oleh urine dinding kantong kemih akan tertekan sehingga timbul perasaan ingin buang air kecil.kemudian urine akan dikeluarkan melalui uretra.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar